Breaking News
Home / Destinations / Menguak Sudut-Sudut Rumah Panggung Bugis di Batulawang

Menguak Sudut-Sudut Rumah Panggung Bugis di Batulawang

Menyusuri Indahnya Kampung Pelaut di Ujung Karimunjawa

Pagi itu (10/7), kami berkunjung ke sebuah dusun yang rapi, bersih, dan indah di ujung utara gugusan Karimunjawa. Dusun ini dikenal sebagai tempat persinggahan para suku laut dari perairan timur Jawa. Mereka adalah orang Bugis, Madura, Mandar, Bajo, dan Buton.

Sudah lama kami tak pulang ke Sulawesi sejak kami berlayar ke barat berpuluh tahun silam. Bukan apa, tapi kami malu jika pulang Sulawesi tanpa apa-apa. Sudah itu saja, kami membuat rumah panggung di sini, menetap di sini, beranak-pinak di sini,” tutur Pak Saptu, pria asli Bugis yang sudah lama menetap di Karimunjawa. Cerita itu kami dapatkan setelah berjalan-jalan menyusuri Dusun Batulawang, Desa Kemujan.

Begitu memasuki jalan menuju dusun ini, kami kaget karena melihat suasana yang berbeda dari kampung yang ada di Karimunjawa pada umumnya. Jalananya bersih dengan rumah-rumah panggung yang tampak kokoh dan asri. Di halamannya tertata rapi taman-taman kecil dengan rumput hijau dan bunga-bungaan.

Penduduk aslinya lebih banyak menikmati santai hari di sebuah bangku berpapan besar di depan rumah. Sebagian perempuannya tampak bersolek dengan parem yang dilulurkan ke muka mereka hingga kering, sedangkan laki-lakinya tidak banyak yang terlihat. Mungkin sedang melaut atau ke ladang.

Walau cuaca gerimis, niat kami untuk mengitari dusun ini tidaklah surut. Dengan berjalan kaki, kami melewati detail-detail keunikan dari sebuah kampung pelaut yang berada di dekat Pulau Jawa. Rasanya sungguh luar biasa. Walau berada dekat dengan Pulau Jawa, kami tidak merasakannya. Seolah-olah kami berada di Sulawesi tinggal bersama para pelaut dan keluarganya.

Tujuan kami, yaitu mencari rumah panggung tua beserta penghuninya yang mempunyai pengalaman dan cerita menarik dari dalam rumahnya. Setelah lama kami mengitari, akhirnya kami sampai di sebuah rumah panggung yang menarik.Meskipun tidak begitu besar, rumah tersebut ditata sangat rapi dengan taman bunga di halamannya.

Check Also

kapal motor penumpang muria

Surga Karimunjawa yang Terlewatkan

Surga Karimunjawa yang Terlewatkan – Kita hidup di negara kepulauan, tetapi transportasi penghubung antarpulau masih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.