Breaking News
Sate Kanak (sumber: sateratu.id)

Sate Kanak si Juara Ngulik Rasa, Manisnya Pas!

vakanti.id – Jogja adalah gudangnya kuliner. Berbagai macam kuliner kekinian ala generasi milenial banyak bermunculan. Mulai dari khas Indonesia sampai luar negeri. Kali ini, saya akan membahas kuliner khas Indonesia yaitu Sate.

Berawal dari ajakan seorang teman dari Komunitas Blogger Jogja (KBJ), saya bertemu dengan owner Sate Ratu yang ternyata dia adalah pemenang kategori sate dari Kompetisi Ngulik Rasa yang diadakan oleh Unilever Food.

Koh Budi berhasil meraih juara I kategori sate di kompetisi Ngulik Rasa (sumber: sateratu.id)

Fabian Budi Seputro atau Koh Budi sapaan akrabnya adalah pemilik Sate Ratu asal Sleman, DI Yogyakarta yang memenangkan kreasi Sate Kanak. Dia berhasil mengalahkan lebih dari 2.900 peserta dari seluruh Indonesia, sungguh perjuangan yang luar biasa!

Melalui pertemuan itu, kami beserta teman blogger lainnya mendengarkan cerita Koh Budi mulai dari awal perjalanan bisnisnya, konsep kuliner yang dia bangun dan perjuangannya saat mengikuti kompetisi.

Kompetisi “Ngulik Rasa” digelar dalam rangka membangkitkan kreativitas pebisnis kuliner Indonesia dalam menciptakan kreasi fusion dari makanan khas Indonesia. Para juri memilih 15 finalis untuk melakukan final cook-off di Jakarta. Alhasil perjuangannya terbayar dengan meraih juara 1 untuk kategori sate. Koh Budi mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 50.000.000 serta memberikan workshop digital marketing bagi para peserta dari Foodizz.id.

Kunjungan turis

Uniknya, sate ratu ini menjadi jujugan para turis dari berbagai negara. Ada 84 negara yang sudah

Catatan pengunjung turis mancanegara (sumber: ipung.net)

mencicipi sate ratu, bahkan nama-nama negara yang asing di telinga pun bermunculan. Bagaimana dengan perbedaan rasa khas Indonesia yang pedas dan manis? Koh Budi mengatakan, mereka bisa menikmatinya dan selama ini tidak ada keluhan. Wow, ternyata racikannya bisa pas, sungguh luar biasa!

Sesuai dengan yang selalu digaungkan bahwa pernah dikunjungi dari berbagai negara, pengunjung turis ternyata memang salah satu tujuannya. Jadi Koh Budi tidak hanya menjaring pengunjung lokal, tetapi juga luar negeri. Bukti bahwa telah dikunjungi bisa kamu lihat di tulisan-tulisan yang menempel di dinding dengan berbagai macam komentar menggunakan bahasa masing-masing. Apakah ada kunjungan dari pejabat? Koh Budi berharap suatu saat dikunjungi oleh para Menteri.

Tentang Sate Ratu

Jadi, sate ratu ini awalnya adalah angkringan yang berdiri di samping Galeria Mall. Seiring berjalannya waktu akhirnya saat ini berlokasi di Jogja Paradise Foodcourt, Jalan Magelang KM 6, Kutu Tegal, Sinduadi, Mlati, Sleman. Sate Rat

Tampilan sate di Satu Ratuu fokus pada masakan sate ayam, menu andalannya adalah sate merah dan sate kanak.

Sate merah rasanya cenderung pedas, bagi kamu pecinta pedas bisa coba sate merah. Tapi bagi kamu yang nggak suka pedas, atau untuk anak-anak, bisa coba sate kanak. Sesuai dengan asal muasal nama sate kanak yaitu dari kata kanak-kanak yang berarti anak-anak.

Kami pun saat itu berkesempatan untuk mencobanya. Menurut saya, rasa untuk sate kanak manisnya pas, pas untuk kamu yang nggak suka pedas. Sate merah pun pas pedasnya. Dari segi tampilan, yang membedakan adalah warna satenya. Sate merah terlihat lebih merah karena campuran pedasnya. Jika kamu nggak suka makan “kering”, bisa pesan sup kuah polosnya. Rasanya segar dan bisa untuk menetralisir pedas.

Pilihan menu Sate Ratu

Bagaimana dengan harga? Menurut saya pas dengan rasa yang kamu dapat. Cukup Rp 25.000 kamu bisa dapat satu porsi sate kanak atau sate merah. Harga yang dipatok di Sate Ratu kalau diperhatikan semua kelipatan 5.000 ternyata ada tujuannya. Apa itu? Efesiensi dan kecepatan pelayanan. Penjual tidak perlu menyediakan uang receh dan pembeli lebih mudah dan cepat dalam bertransaksi. Hmm, good idea, dan Koh Budi memikirkan management sampai sedetail itu.

So,untuk kamu yang di Jogja yuk buruan dicoba, kamu bisa dine in, take away atau delivery order. Sate Ratu buka mulai pukul 11.00 WIB sampai 21.00 WIB. Jangan kalah sama turis, turis aja jauh-jauh datang cicipi Sate Ratu, masa kamu nggak?

One comment

  1. Terima kasih.. sudah berkunjung di http://www.ipung.net juga mbak hhee..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.