Breaking News
Home / Featured / Mistisnya Benteng Van den Bosch, Model pun Kesurupan

Mistisnya Benteng Van den Bosch, Model pun Kesurupan

Tiga kali sepanjang tiga tahun berturut-turut saya datang dan menyaksikan perubahan Benteng Van den Bosch, Ngawi, Jawa Timur. Ada perubahan kualitatif dalam tiga tahun kunjungan ini.

Aura mistis jelas tampak pada benteng yang telah berusia hampir 200 tahun ini. Beberapa tempat di dalamnya terasa adem, sepi, dan wingit, mengingat benteng yang cukup luas ini tak lagi terhuni. Namun beberapa renovasi telah semakin mempercantik benteng, yang berlokasi di dekat pertemuan (tempuran) Bengawan Solo dan Bengawan Madiun.

Di sisi kiri bekas ruang perkantoran, tidak kosong lagi dengan dihadirkannya beberapa diorama dan lukisan, seperti lukisan Pangeran Diponegoro dan Van den Bosch. Foto benteng dari masa ke masa, serta foto saat dihuni oleh pasukan TNI dan peralatan perang yang dimiliki oleh Yon Armed 12.

Tahun lalu, 2018, saat saya kunjungi makam seorang alim bernama Kiai Nursalim, yang konon seorang penyebar Islam di Ngawi, masih seperti pusara biasa yang terurus seadanya. Konon, ia yang merupakan prajurit pengikut Pangeran Diponegoro itu dibunuh dan dimakamkan di kompleks benteng.

 

Kini, tahun 2019, makam itu telah dipugar dengan apik dalam warna hijau-keputihan, yang bisa disaksikan dari ruang kaca ruangan diorama. Renovasi benteng tampak semakin meningkat dengan perbaikan pengecatan, pemugaran, maupun penambalan pada beberapa dindingnya.

Para model dalam kunjungan ke situs Benteng

Dan ini tidak lepas dari kunjungan Presiden Jokowi ke Benteng tersebut pada 1 Februari 2019 lalu, yang memerintahkan agar ada perbaikan supaya layak menjadi tempat wisata historis.  

Soal mistisme benteng itu diakui oleh Bambang Suwito, seorang sersan tentara anggota Yon 12/76 Kostrad yang didapuk menjadi salah satu juru kunci. Ia beserta keluarganya tinggal di dalam Benteng yang berlokasi di luar kota Ngawi, tak jauh dari pertemuan atau tempuran Bengawan Solo dan Bengawan Madiun, Ngawi.

Selain tugas sehari-harinya menjadi prajurit Yon 12 Armed di Ngawi, Bambang tak gentar dengan sepi dan seramnya benteng.

Jangankan malam hari, siang pun bila sedikit pengunjung, ada rasa jengah untuk berkeliling di kompleks benteng yang cukup luas ini. Bambang bahkan mengaku tahu dan akrab betul dengan makhluk-makhluk halus yang menghuni kompleks benteng tersebut.

Saat perhelatan fashion show Ngawi pada 2018, benteng yang biasanya sepi itu tiba-tiba dipenuhi dengan sorot lampu ribuan watt, amplifikasi musik yang teramat kuat, beberapa drone yang lalu-lalang mengangkasa di sekitar benteng, serta ribuan orang hadir. Burung walet maupun dara yang terusik dalam istirahatnya pun beterbangan kian-kemari karena terganggu keributan yang tengah berlangsung. 

Namun hal itu tak memengaruhi makhluk halus di wilayah itu merasuki seorang model hingga kesurupan. Dan Bambang yang didapuk untuk memulihkan sang model. “Saya sudah diberitahu makhluk itu. Dan saya bilang, jangan bikin malu tamu yang berkunjung ke sini,” ungkapnya.

Bambang merasa mendapat anugerah besar tatkala Presiden Jokowi berkenan mendatangi Benteng guna melihat pameran kerajinan khas Ngawi. Presiden istirahat dan berbincang dengan Bambang di kantinnya yang berada di sisi benteng.

“Ini anugerah buat saya yang orang biasa ini,” ujar Bambang bangga.

Teks: Wakhid

Check Also

KEINDAHAN WISATA DESA MEDOWO

Desa Medowo adalah sebuah desa yang berada di kecamatan Kandangan, kabupaten Kediri, Jawa Timur. Desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.