Breaking News
Handsanitizer
Pembagian handsanitizer secara gratis kepada masyarakat

Handsanitizer Langkah Hidup Sehat dan Cegah Virus Corona

vakantie.id – Indonesia sampai dengan hari ini masih disibukkan dengan wabah virus corona yang berasal dari Wuhan, China. Kasus virus corona di Indonesia sampai dengan hari ini Kamis (26/3/2020) tercatat 893 positif, 78 meninggal dunia dan 35 sembuh. Melihat kenaikan yang begitu cepat, baik Pemerintah, akademisi, komunitas dan masyarakat bahu membahu untuk mencegah penyebaran virus corona.

Selain menggaungkan physical distancing, work from home (WFH) perilaku hidup sehat pun seakan menjadi peringatan yang harus diindahkan bagi setiap masyarakat.

Salah satunya adalah menerapkan pola hidup sehat dengan rajin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran bakteri atau virus yang hinggap di tangan setelah kita melakukan aktivitas.

Namun, selama pandemi virus corona alat pelengkap kesehatan seperti masker, sarung tangan dan handsanitizer mulai langka di berbagai daerah. Sehingga banyak yang kemudian membuat handsanitizer sendiri dari bahan alami yang ada disekitar kita.

Handsanitizer
Handsanitizer alami menggunakan bahan daun sirih dibagikan kepada masyarakat

Salah satunya menggunakan bahan daun sirih. Hal ini lah yang juga dilakukan Dosen Fakultas Farmasi UGM, Dr rer nat Ronny Martien MSi. Handsanitizer dari daun sirih telah teruji dapat membunuh bakteri dan aman digunakan.

Ronny mengatakan, saat ini Ia terus membuat dengan bahan daun sirih.

“Rencananya, produk tersebut akan secara rutin dibagikan para relawan yang tergabung dalam gerakan Jogja Peduli secara gratis pada masyarakat Yogyakarta,” ungkapnya.

Hingga 10.000 botol sudah siap dibagikan, akan tetapi terkendala mendapatkan botol kemasan kecil sehingga sebanyak  7.000 botol saja yang dibagikan.

Dibagikan secara cuma cuma

“Bersama dengan sejumlah relawan dari beberapa komunitas kita bagikan 7.000 handsanitizer ukuran 60 ml dan 100 ml secara cuma-cuma kepada masyarakat,” jelas Ronny usai kegiatan pembagian handsanitizer “Piperantis”, Kamis (26/3/2020).

Handsanitizer
Handsanitizer siap dibagikan melalui gerakan Jogja Peduli

Ia mengatakan, pembagian handsanitizer yang dinamai Jogja Peduli ini dilakukan sebagai wujud kampanye hidup bersih dan sehat agar terhindar dari virus corona (Covid-19). Selain itu juga membantu masyarakat dalam mengatasi kelangkaan handsanitizer selama pandemi virus corona.

Ronny menyebutkan, pembagian handsanitizer ini melibatkan banyak komunitas antara lain dari Gelanggang UGM, Konco Ngepit, Sehat untuk Bekerja, Pawiyatan Pamong Jogja, PKK Pogung Kidul, Muda Mudi Pogung Kidul, dan Konco Munggah Gunung.

Tempat pembagian

Pembagian handsanitizer dilakukan dengan sasaran masyarakat yang tengah melintas di ruas

Handsanitizer
Pembagian diserahkan kepada warga masyarakat

jalan Ring Road Yogyakarta terutama di perempatan Jalan Kaliurang, perempatan Jalan Monjali, perempatan Gejayan, serta pasar Kranggan.

 

Selain itu di perempatan condong catur, perempatan demangan, kampung pogung dan sebagian masjid. Handsanitizer juga dibagikan kepada paguyuban tukang parkir di Jalan Kaliurang dan Kentungan selatan. Ada pula yang melakukan order via Gosend di kawasan monjali sampai dengan kaliurang.

Pembagian handsanitiser tidak berhenti di wilayah tersebut, tetapi juga dibagikan ke daerah Bantul dan Kulon Progo. Pembagian di dua kabupaten tersebut dilakukan oleh relawan dari komunitas Pawiyatan Pamong Jogja.

“Metode pembagian oleh relawan dengan hit and run. Setelah membagi lalu bergerak ke tempat lain untuk meminimalisir kerumunan atau pengumpulan massa,” terangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.